Banjarbaru, 31 Oktober 2025 – Pekerjaan penggantian Jembatan Sungai Ulin (S. Ulin) di Jalan Jenderal A. Yani Kilometer 31,6, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Jembatan yang menjadi jalur vital menghubungkan Banjarmasin dengan Banjarbaru dan sekitarnya ini resmi dibuka kembali untuk arus lalu lintas kendaraan mulai Jumat (31 Oktober 2025) sore, bahkan lebih cepat dari jadwal awal yang ditargetkan pada Sabtu (1 November 2025).
Informasi ini disampaikan langsung dalam rangka monitoring lapangan oleh Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan pada 31 Oktober 2025. Anggota Komisi III menyatakan rasa syukur atas progres pekerjaan yang berjalan lancar dan rampung lebih awal.
“Alhamdulillah pekerjaan pergantian jembatan S. Ulin sudah memasuki tahap penyelesaian, dan dapat dibuka kembali untuk arus lalu lintas kendaraan. Pengalihan arus lalu lintas sebelumnya sudah dapat diberhentikan dan dinormalisasi pada Sabtu, 1 November 2025,” demikian catatan dari monitoring tersebut.
Proyek penggantian jembatan ini dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan di bawah Kementerian PUPR, dengan struktur voided slab. Pengerjaan dimulai sejak Juni 2025, disertai penutupan total ruas jalan mulai 10 Juni 2025 untuk memastikan keselamatan konstruksi. Awalnya ditargetkan rampung hingga November 2025, namun berkat percepatan kerja, jembatan berhasil diselesaikan lebih cepat.
Dibukanya kembali jembatan ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat, terutama pengguna jalan raya utama Banjarmasin-Banjarbaru yang selama hampir lima bulan terpaksa mengikuti jalur pengalihan. Dengan normalisasi arus lalu lintas, kemacetan dan dampak ekonomi akibat pengalihan diharapkan segera pulih.
Komisi III DPRD Kalsel terus mengawal proyek infrastruktur strategis seperti ini untuk memastikan kualitas, ketepatan waktu, dan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Selatan.


